Sebenarnya apa sih yang menyebabkan kolagen menurun?
Berikut adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan kolagen menurun:
- Penuaan Dini
Salah satu penyebab utama penurunan kolagen adalah penuaan. Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dalam tubuh cenderung melambat.
Penuaan dini pada kulit umumnya mulai muncul pada usia 20-an hingga awal 30-an. Meskipun proses alami penuaan sering kali terlihat pada usia 30-an ke atas, faktor gaya hidup dan lingkungan dapat mempercepat penurunan kolagen dan munculnya tanda-tanda penuaan seperti garis halus, bintik hitam, dan kulit kering di usia yang lebih muda.
Setelah memasuki usia 40 tahun, kita kehilangan kolagen semakin agresive setiap tahunnya. Oleh karena itu, kulit menjadi kendor, timbul keriput, dan sendi menjadi rentan terhadap kerusakan.
- Waktu tidur kurang
Menurut ahli dari Global Sleep Expert, kulit membentuk kolagen baru selama kita tidur. Kurangnya tidur dapat meningkatkan kadar kortisol dalam darah sehingga menghentikan produksi kolagen
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Clinical and Experimental Dermatology menemukan bahwa orang yang kurang tidur memiliki kadar kolagen yang lebih rendah di kulit mereka.
- Paparan sinar UV
Sinar matahari memiliki peran penting dalam merangsang produksi kolagen di dalam kulit. Namun, paparan berlebihan terhadap sinar UV dapat merusak kolagen yang ada dalam kulit dan menghambat produksi kolagen baru.
Radiasi sinar ultraviolet (UV) dalam jangka waktu yang panjang dapat memecah kolagen dan merusak serat elastin pada kulit.
- Makanan tinggi gula
Mengonsumsi terlalu banyak makanan tinggi gula bisa merusak kolagen dan dapat menyebabkan peradangan. Makanan manis akan menghambat kemampuan kolagen untuk memperbaiki dirinya sendiri.
Rusaknya kolagen dan elastin sebagai jaringan penopang membuat kulit kehilangan kelenturannya. Itulah yang menyebabkan kulit akan terlihat kendur dan berkeriput sebelum waktunya.
- Merokok
Kebiasaan merokok dapat menyebabkan kulit kekurangan oksigen dan nutrisi penting. Ini akibat dari kandungan nikotin yang ada dalam rokok menyebabkan penyempitan pembuluh darah pada lapisan kulit terluar sehingga aliran darah di kulit menjadi tidak lancar.